Lahan Terus Meningkat, Deltamas Membukukan Penjualan Rp811 Miliar

Baca Berita terkini di bawahlaci.com, Kami menyediakan banyak artikel artikel menghibur, serta tips dan trik yang dapat anda coba, menambah pengetahuan anda di berbagai bidang termasuk teknologi.

Perusahaan pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mencatatkan penambahan marketing sales sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini seiring meningkatnya permintaan terhadap lahan komersial di kawasan terpadu milik perseroan, Kota Deltamas, yang berlokasi di Cikarang Pusat, Jawa Barat.

Direktur Puradelta Lestari Tondy Suwanto mengatakan, marketing sales DMAS sampai dengan bulan September 2017 mencapai Rp811 miliar atau bertambah sekitar Rp91 miliar dibandingkan posisi pada akhir Juni 2017 sebesar Rp720 miliar.

Disebutkan, kenaikan marketing sales DMAS didorong oleh bertambahnya permintaan terhadap lahan komersial di Kota Deltamas untuk pembangunan fasilitas pendukung seperti sekolah, rumah sakit, restoran, dan kawasan komersial lainnya.

”Penjualan lahan-lahan komersial yang cukup banyak sejalan dengan visi kami untuk mengembangkan kawasan Kota Deltamas menjadi kawasan industri terintegrasi yang memiliki fasilitas lengkap mulai dari kawasan hunian, komersial, dan segala sarana pendukung lainnya. Tersedianya fasilitas-fasilitas pendukung di atas lahan komersial tersebut akan menambah kenyamanan bagi para penghuni maupun para pekerja untuk tinggal dan bekerja di Kota Deltamas,” ujar Tondy.

Kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC) yang merupakan bagian dari Kota Deltamas merupakan sentra industri terdepan di sepanjang koridor jalan tol Jakarta-Cikampek dan merupakan salah satu tujuan investasi bagi para investor di sektor industri. Berkembangnya area komersial dan hunian di wilayah ini juga akan meningkatkan daya tarik kawasan industri GIIC di Kota Deltamas.

“Hasil positif ini memperlihatkan bahwa lahan industri di Kota Deltamas masih menjadi tujuan utama para investor, baik lokal maupun asing, untuk menanamkan investasinya di Indonesia. Kami optimis target penjualan lahan industri pada tahun ini sebesar 60 hektare (ha) dapat tercapai,” kata Tondy.

Secara lebih rinci, penjualan lahan industri bertambah dari 36,3 ha pada akhir Juni 2017 menjadi 37,5 ha pada akhir September 2017. Sementara itu, penjualan lahan komersial melonjak hampir 3 kali lipat dari hanya 1,3 ha pada akhir semester pertama tahun ini menjadi 3,8 ha pada akhir kuartal ketiga 2017.

Salah satu contoh pusat kawasan komersial yang akan dikembangkan adalah Greenland Square, sebuah pusat perbelanjaan modern di jantung komersial Kota Deltamas. Di samping itu, pengembang AEON Mall telah membeli lahan komersial seluas 20 ha yang berlokasi di sebelah Serviced Apartment Le Premier yang dioperasikan DMAS.

Sebagaimana diketahui, jumlah tenant di Kota Deltamas terus meningkat. Dua perusahaan otomotif ternama SAIC GM Wuling dan Mitsubishi telah beroperasi tahun ini. Pabrik Mitsubishi menempati lahan seluas 51 ha dan telah mulai beroperasi sejak bulan April, sedangkan Pabrik SAIC GM Wuling menempati lahan seluas 60 ha dan telah beroperasi sejak bulan Juli.

Berkembangnya aktivitas industri tersebut akan menyebabkan peningkatan populasi kerja di Kota Deltamas dan juga akan berimbas kepada pengembangan kawasan komersial dan hunian Kota Deltamas. “Pengembangan kawasan-kawasan industri, hunian, dan komersial di Kota Deltamas secara bersinergi akan terus meningkatkan daya tarik Kota Deltamas sebagai sebuah kota terpadu modern di timur Jakarta,”ungkapnya.

Source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.