Pendamping Gus Ipul di Pilgub Jatim, Menakar Kelebihan Azwar Anas

Baca Berita terkini di bawahlaci.com, Kami menyediakan banyak artikel artikel menghibur, serta tips dan trik yang dapat anda coba, menambah pengetahuan anda di berbagai bidang termasuk teknologi.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi menunjuk Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai bakal calon gubernur Jawa Timur (Jatim). Sementara wakilnya, Abdullah Azwar Anas yang juga Bupati Banyuwangi.

Keduanya dinilai sebagai pasangan yang cocok di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Nama Gus Ipul dipandang sudah beken dengan sederet prestasinya dan tak perlu diragukan lagi, terlebih ia juga menjabat Wakil Gubernur Jatim. Lalu bagaimana dengan sosok Azwar Anas?

Menurut pengamat kebijakan publik dari UIN Malang, Zainal Habib, duet keduanya sangat cocok karena Azwar Anas akan mendongkrak peluang keterpilihan Gus Ipul di Pilgub Jatim 2018. Pasalnya, Azwar Anas adalah seorang bupati yang inovatif dengan berbagai terobosan.

“Kelebihan Anas dibanding pemimpin daerah yang lain, dia sangat terbuka mengkomunikasikan ide-ide inovatif dengan rakyat dan stakeholder lain, termasuk melibatkan akademisi untuk melakukan riset terkait dengan kebijakan yang akan dilakukan,” kata Habib dalam siaran persnya, Minggu (15/10/2017).

Salah satu kebijakan Azwar Anas di Banyuwangi yang mumpuni adalah Mal Pelayanan Publik. Habib menegaskan, bila ada yang menilai kebijakan Azwar Anas meniru Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, itu salah besar.

“Dari situ jelas bisa dilihat Surabaya bukanlah Banyuwangi, ada hal prinsip yang tidak mungkin mengkloning kebijakan pemerintah daerah lain, ” ujarnya.

Gaya komunikasi Azwar Anas, sambung Habib, juga cukup bisa mengayomi dan menerima ide-ide dan kebutuhan rakyatnya. Kemudian membuat kebijakan yang tepat bagi warganya.

Habib menjelaskan, salah satu program e-government yang diterapkan Risma misalnya. Di Surabaya sangat bagus, tapi belum tentu di daerah lain mendukung dengan model tersebut.

Alih-alih mencari solusi, ujar Habib, kebijakan yang kurang tepat tapi dipaksakan justru akan menimbulkan masalah baru.

“Yang saya lihat justru disinilah kelebihan Anas, kepekaan seorang pemimpin dengan daya tanggap tinggi yang mampu mengakomodir partisipasi masyarakat, baik langsung ataupun tidak langsung, dengan memanfaatkan berbagai area kebutuhan masyarakat,” katanya.

Sepak terjang Azwar Anas lainnya yang juga disorot adalah upayanya mengangkat potensi wisata lokal. Mulai dibukanya bandara, kebijakan pasar tradisional optimalisasi tempat ibadah, serta pertumbuhan minimarket.

“Tidak sekadar mencontoh programnya, tapi bagaimana cara yang dilakukannya untuk merumuskan kebijakan yang tepat untuk membangun daerahnya,” pungkasnya.

Source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.