Ingin ''Kuat'' Seperti Raja Jawa Kuno? Minum Purwaceng

Baca Berita terkini di bawahlaci.com, Kami menyediakan banyak artikel artikel menghibur, serta tips dan trik yang dapat anda coba, menambah pengetahuan anda di berbagai bidang termasuk teknologi.

BUKAN rahasia umum lagi bila raja di zaman dulu memiliki istri lebih dari satu. Kebanyakan dari para raja setidaknya memiliki empat istri utama, lho. Eits, itu belum termasuk selir! Kekuatan fisik sang raja tentunya menjadi modal utama menikmati kenikmatan duniawi itu. Jamu kuat pun harus ada selalu di meja dapur sebelum perang!

Sejak zaman dulu, jamu kuat sudah banyak dimanfaatkan pria-pria yang ingin greng lebih lama. Di Indonesia, jamu kuat herbal yang berguna untuk membuat permainan bertahan lama itu adalah purwaceng. Dataran tinggi Dieng, Wonosobo, adalah surga dari tanaman herbal tersebut.

Sebetulnya, apa itu purwaceng?

Dilansir dari beberapa sumber, purwaceng itu sendiri adalah sebuah tumbuhan yang memang hanya bisa hidup di dataran tinggi. Para ahli meyakini bahwa akar tanaman ini memiliki manfaat afrodisiak atau peningkat gairah seksual pada pria. Nah, di zaman dulu, pemanfaatan akar tanaman ini biasanya diolah menjadi bubuk yang kemudian ditambahkan ke susu atau kopi.

Karena manfaat itu lah purwaceng dikenal dengan sebutan viagra tradisional!

Lebih lanjut lagi, ternyata penelitian mengenai manfaat purwaceng untuk gairah seksual pernah dilakukan di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 2007 lalu. Dijelaskan dalam studi tersebut bahwa seluruh bagian tanaman purwaceng dapat digunakan sebagai obat tradisional, khusus akarnya bisa bikin pria “kuat” di ranjang.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan juga membenarkan bahw akar tanaman ini mempunyai sifat diuretika dan digunakan sebagai aprosiadik atau obat yang dapat meningkatkan stamina.

Sementara itu, tidak hanya purwaceng yang akhirnya digunakan raja-raja Jawa zaman dulu untuk menambah gairah seksual, mereka yang punya istri lebih dari satu juga menggunakan campuran bahan alami sebagai minuman atau jamu kuat.

Apa saja campuran tersebut?

Bawang lanang, daun sirih, dan merica. Cara bikinnya mudah. Anda hanya merebus 40 butir merica, 40 lembar daun sirih, dan 40 bawang lanang. Setelah itu disaring. Kemudian, setelah dapat saringannya, bahan-bahan dihaluskan. Tahap terakhir sebelum diminum adalah diembunkan semalaman. Resep tersebut merupakan resep leluhur Sunan Pakubuwono X. Itu berarti, ramuan tersebut sudah ada sebelum abad XX.

Patut dicoba pastinya! Hehe

Source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here