Badai Harvey Serta Irma Membuat Infeksi Malware Menurun?

Baca Berita terkini di bawahlaci.com, Kami menyediakan banyak artikel artikel menghibur, serta tips dan trik yang dapat anda coba, menambah pengetahuan anda di berbagai bidang termasuk teknologi.

Badai Irma belakangan menjadi perbincangan di berbagai negara. Namun yang tak kalah menarik dari badai Harvey dan Irma adalah bahwa infeksi malware di daerah Florida dan Texas telah mengalami penurunan yang dramatis.

Data yang dirilis oleh Enigma Software Group – pembuat software anti-malware SpyHunter, menunjukkan bahwa infeksi di wilayah Houston mengalami penurunan 52,5% pada 29 Agustus dari jumlah infeksi rata-rata.

Dalam seminggu sebelum Harvey, infeksi malware menurun 26,2% dari jumlah rata-rata. Di Miami, infeksi mulai turun dari tingkat normal mereka mulai 6 September, karena Irma dinyatakan sebagai topan kategori 5 di dekat Puerto Rico. Infeksi pada tanggal tersebut turun 49,1% dibanding rata-rata.

Dilansir Beta News, Senin (18/9/2017) infeksi malware tercatat terus menurun hingga mencapai titik terendah pada 10 September, saat Irma menyerang daratan Florida. Pada tanggal yang sama, Enigma mendeteksi hanya beberapa infeksi di seluruh Miami turun rata-rata 89,3%.

“Pertama, orang kehilangan akses pada aktivitas online yang biasa mereka lakukan,” kata juru bicara Enigma Software, Ryan Gerding.

“Entah karena pemadaman listrik, banjir atau evakuasi yang besar, tidak ada cara bagi mereka untuk terlibat secara online dalam aktivitas khas yang mengakibatkan infeksi pada komputer mereka. Kedua, mereka yang mungkin memiliki akses online terfokus pada hal-hal lain dan menjauh dari komputer mereka. Orang-orang itu membantu teman, membantu keluarga, membantu tetangga, dan tidak punya waktu atau minat untuk duduk di komputer mereka serta untuk online,” terangnya.

Kondisi cuaca yang mempengaruhi tingkat infeksi malware sendiri bukanlah hal yang baru. Pakar Enigma secara konsisten menemukan bahwa selama badai besar, ketika orang terpaksa untuk tinggal dirumah karena kondisi jalan dan libur di kantor atau sekolah, infeksi malware hampir selalu melonjak. Semakin banyak orang menghabiskan waktu untuk online, semakin mereka berisiko terkena infeksi malware.

“Ketika orang mulai kembali ke rumah mereka, menghidupkan kembali kekuatan mereka dan merasa normal, kami cukup yakin bahwa infeksi tersebut akan kembali ke tingkat pra-badai,” kata Gerding.

“Sebenarnya di Houston dan Miami kita sudah melihat infeksi perlahan mulai menanjak saat air surut dan energi telah kembali. Jadi penting bagi semua orang untuk selalu waspada saat mereka sedang online,” jelasnya.

Source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here