Mengenal James Wong Howe yang Jadi Google Doodle

Baca Berita terkini di bawahlaci.com, Kami menyediakan banyak artikel artikel menghibur, serta tips dan trik yang dapat anda coba, menambah pengetahuan anda di berbagai bidang termasuk teknologi.

Halaman utama mesin pencari Google hari ini, Senin (28/8/2017), menampilkan ilustrasi hitam putih seorang pria bernama James Wong Howe. Siapakah dia?

James Wong Howe adalah seorang sinematografer Amerika kelahiran China kelahiran 28 Agustus 1899 dan telah meninggal pada 12 Juli 1976. Dia masuk dalam jajaran sinematografer paling berpengaruh, hasil survei International Cinematographers Guild.

Hari Senin ini, merupakan hari ulang tahun ke-118 James Wong Howe dan Google memperingati capaiannya dengan cara menampilkan ilustrasi pria tersebut di halaman utama mesin pencarinya.

Informasi yang dirangkum KompasTekno menyebutkan bahwa James Wong Howe menjadi populer karena inovasinya dalam dunia perfilman. Popularitasnya sendiri bukan hal yang mudah dicapai, mengingat Amerika Serikat pada masa itu masih kental dengan diskriminasi ras.

Kariernya sendiri tidak langsung dimulai dari dunia perfilman. James Wong Howe di masa remajanya pernah menjadi seorang petinju profesional, kemudian bekerja serabutan, hingga akhirnya mulai masuk ke industri film dengan bekerja sebagai kurir dan pemungut sampah di cutting room studio.

Sepanjang karirnya, James Wong Howe menggunakan teknik pencahayaan, framing, dan kamera  dengan pergerakan minimal sebagai ekspresi emosi. Tanpa sengaja dia menemukan cara memasukkan nuansa warna dalam film hitam putih.

James Wong Howe juga dikenal sebagai salah satu orang pertama yang memakai teknik deep focus dalam sinematografi. Teknik ini membuat gambar yang direkam seluruhnya berada dalam keadaan fokus, baik di sisi foreground atau background.

Di tahun 1930 hingga 1940an, dia merupakan salah satu sinematografer yang paling dicari di Hollywood. Sepanjang hidupnya tercatat sudah lebih dari 130 film yang dibuatnya.

Saat masa pensiun, James Wong Howe berhasil menorehkan prestasi tertingginya, yakni meraih dua Oscar untuk film The Rose Tattoo (1955) dan Hud (1963).

source : kompas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here