Karyawan dengan Pendapatan Rp7 Juta Dapat Membeli Rumah dengan KPR SubsidiBaca Berita terkini di bawahlaci.com, Kami menyediakan banyak artikel artikel menghibur, serta tips dan trik yang dapat anda coba, menambah pengetahuan anda di berbagai bidang termasuk teknologi.

Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana mengubah zonasi kriteria Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari Rp4 juta menjadi Rp7 juta.

Direktur Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti mengatakan, zonasi masih dalam pembahasan dan mungkin waktu kajian sangat panjang karena melibatkan banyak stakeholder.

“Pembahasannya draf permen (peraturan pemerintah) sudah jadi. Tapi kita masih harus sosialisasi ke bank-bank, stakeholder, bagaimana tanggapannya. Pokoknya kalau efektif, semua perubahan ini berlaku 2018. Sekarang masa evaluasi dan mensosialisasikan,” ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (21/6/2017).

Dia menerangkan, perubahan zonasi pada kriteria FLPP membuat kriteria penerima subsidi yang selama ini diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekira Rp4 juta akan berubah.

“Zonasi jadinya per daerah. Ada koefisien faktor pengali dikali UMP-nya. Di beberapa daerah akan dinaikkan dari Rp4 juta. Tapi sementara tahun ini tetap Rp4 juta dan Rp7 juta,” ujarnya.

Source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here