Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) pada kuartal I-2016 sebesar Rp96,1 triliun atau naik 17,1 persen dari Rp82,1 triliun. Dari angka tersebut lokasi proyek yang paling diminati dan banyak adalah Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, di Sumsel tercatat sebesar USD1,9 miliar. Kemudian disusul Jawa Barat senilai USD1,6 miliar.

“Paling banyak itu di Sumatera Selatan sebesar USD1,9 miliar,” ujarnya saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Pada posisi ketiga, ditempati oleh Banten dengan besaran USD900 juta, DKI Jakarta sebesar USD600 juta dan Sulawesi Tengah sebesar USD300 juta.

Sedangkan untuk sektor usaha lima besar yang paling didominasi oleh PMA adalah industri kertas, barang dari kertas dan percetakan senilai USD1,9 miliar, industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi senilai USD900 juta, industri alat angkutan dan transportasi lainnya senilai USD800 juta, industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik senilai USD700 juta, dan industri makanan senilai USD500 juta.

source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.