Juara bertahan MotoGP yang membela panji Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo sangat terlihat cepat dan sulit dilalui catatan waktunya saat melakoni tiga hari uji coba di Sirkuit Sepang, Malaysia. Namun semuanya berubah drastis saat menjalani uji coba pramusim di Phillip Island, Melbourne, Australia.

Tiga kali juara MotoGP itu tak mencatatkan waktu terbaik dan kalah dari rider Suzuki Ecstar, Maverick Vinales. Bahkan di hari terakhir uji coba Lorenzo jatuh pada lap pembuka, lap yang merupakan simulasi balapan. Alhasil ia tertinggal di urutan sembilan pada catatan waktu terakhir.

Lorenzo namun masih berada di urutan empat secara umum karena di hari kedua sempat mencatatkan waktu tercepat. X-Fuera pun menjelaskan masalah yang dialami di hari ketiga, Lorenzo juga terlalu ngotot memacu motor hingga mengerem dengan sangat keras.

“Kami tak punya banyak waktu untuk melakukan uji coba pada pagi hari, dan saya hanya men-setting motor di bagian ban belakang, hanya mencatatkan 24 putaran. Saya mengaspal dengan ban lama sepanjang hari karena kami hanya punya satu ban baru,” ucap Lorenzo seperti dilansir Crash, Sabtu (20/2/2016).

“Ketika trek mulai kering dan kami ingin mencoba ban belakang baru untuk mencatatkan waktu yang baik, (Eugene) Laverty kecelakaan dan saya terpaksa membatalkannya. Saya kemudian mencoba simulasi balapan, tapi jatuh di lap pertama karena trek sangat dingin,” paparnya.

“Ada banyak juga yang jatuh selama itu. Saya sangat ngotot dan mengerem cukup keras untuk daya cengkram ban depan, saya jatuh dan mengakhiri tes lalu pulang ke rumah. Sepang bagi kami tes yang sangat hebat. Tapi di sini semua berubah drastis, karena bentuk trek berlawanan. Mari lihat apa yang terjadi di Qatar nanti,” pungkas Lorenzo.

source : okezone

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.