Sudah dua tahun Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan diberi kepercayaan pemerintah untuk menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat Indonesia. Namun, hingga kini sering terjadi disparitas di rumah sakit.

Direktur BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengakui, saat menerapkan pelayanan jaminan sosial ini di rumah sakit, masih banyak pasien ditolak.

“Memang kami akui masih ada satu atau dua orang yang ditolak di rumah sakit. Tahun 2016 harus lebih baik lagi dalam hal memberikan pelayanan,” ujar Fachmi saat ditemui di kawasan Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini.

BPJS Kesehatan, tambah Fachmi, kini telah mengatur strategi untuk meningkatkan pelayanan di tahun 2016. Karena dia berharap di tahun 2016, sudah tidak terjadi lagi penolakan pasien, sampai mempertaruhkan nyawa seseorang.

“Kalau ditolak, prinsipnya cepat komunikasi dan lapor ke kantor BPJS Kesehatan setempat! Nanti pasti kita kaji di mana letak kesalahannya dan cari solusinya,” imbaunya.

source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here