Cara mencegah kartu kredit agar tidak mudah dibobol

0
565

Kecanggihan teknologi saat ini membuat kita nyaman dalam transaksi keuangan dalam keseharian. Bermodal internet, dana puluhan juta bisa ditransfer tanpa harus ke ATM. Tak hanya itu, bermodal kartu kredit Anda juga bisa belanja hingga ratusan juta rupiah.

Namun jika tidak berhati-hati, kecanggihan teknologi akan berubah menjadi petaka. Kejahatan selalu mengintai pengguna kartu kredit. Salah satu yang menakutkan bagi para pengguna adalah risiko menjadi korban pembobolan.

Jika sampai menjadi korban, Anda harus membayar tagihan yang bukan menjadi tanggung jawab anda. Lalu, bagaimana cara kita agar bisa mencegah itu terjadi?

Kepala Departemen kebijakan dan pengawasan sistem pembayaran BI, Rosmaya Hadi, mengatakan transaksi menggunakan alat pembayaran dengan menggunakan kartu (APMK) dapat meliputi pembayaran, penarikan tunai dan pemindahan dana. Dia membeberkan setidaknya ada tujuh saran bagi para pengguna APMK di Indonesia agar dapat bertransaksi dengan lebih aman dan nyaman.

“Ada tujuh kiat aman untuk menggunakan kartu kredit,” ujarnya.

Ke tujuh kiat aman tersebut antara lain,

1. Simpan dengan aman semua kartu dan nomor rekening.

2. Sebelum membuang dokumen keuangan pastikan dokumen keuangan tersebut dihancurkan terlebih dahulu.

3. Simpan lembar tagihan kartu kredit dengan aman.

4. Pastikan mengambil kartu kredit dan bukti pembayaran setiap selesai bertransaksi.

5. Jika sering melakukan transaksi secara online di internet, instal software pengaman pada komputer. untuk mengurangi kemungkinan pembajakan.

6. Gunakan kata sandi yang tidak mudah diketahui orang lain untuk melindungi data internet banking dan rekening bank.

7. Gunakan situs belanja online yang terpercaya.

source : merdeka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here