Kisah Penyandang Disabilitas Lolos CPNS Kemendagri

0
511

JAKARTA – Setiap tahun tepat tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional. Peringatan ini bertujuan untuk menggugah kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perlindungan serta pemenuhan hak-hak bagi penyandang disabilitas.

Namun, selama ini di Indonesia untuk kaum disabilitas masih dipandang sebelah mata, baik secara fisik maupun secara kebijakan. Seperti salah satu penyandang disabilitas yang kini bekerja sebagai CPNS di Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Frisca Natalia Hutabarat (25).

“Bersyukur walaupun dengan kondisi saya seperti ini (kaki cacat sebelah kanan yang mengecil) tetap semangat. Saya enggak pernah merasa minder, optimis saja. Tuhan selalu sama saya,” kata Frisca saat dihubungi Okezone, Kamis (3/12/2015).

Ia mengenang perjuangannya saat mengikuti ujian CPNS 2014 di Medan yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial. Semula, ia sempat pesimis, namun berkat doa dan dukungan keluarga akhirnya ia lolos PNS di Kemendagri yang selama ini ia cita-citakan.

“Iya, puji Tuhan sempat enggak percaya bisa keterima di Kemendagri. Tapi, berkat doa dan dukungan orangtua berhasil juga,” kata wanita lulusan Perguruan Tinggi Swadaya, Medan, Sumatera Utara.

Saat usia empat tahun, Frisca mengalami kecelakaan yang mengakibatkan kaki sebelah kanannya luka sehingga harus dilakukan tindakan operasi. Pasca operasim kakinya semakin menkecil hingga sekarang ia berjalan menggunakan bantuan tongkat dan kursi roda.

Di Hari Disabilitas Internasional ini, Frisca berharap hak-haknya sebagai kaum disabilitas segera dipenuhi oleh pemerintah.

“Harapan saya, semoga pemerintah segera mengesahkan RUU Penyandang Disabilitas untuk saya dan saudara-saudara kita. Fasilitas lebih diperhatikan lagi, seperti alat transportasi dan pekerjaan. Saat ini masih minim untuk penyandang disabilitas,” ujarnya.

source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.