BLHD Tangsel Ancam Pidanakan Pembuang Limbah Berbahaya

0
476

TANGERANG SELATAN – Pesatnya pembangunan yang terjadi di Kota Tangerang Selatan selain berdampak positif juga dapat menjadi ancaman jika pengelolaan limbahnya tak sesuai aturan. Menyikapi hal itu Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Tangsel mengancam akan mempidanakan pengelola atau pemilik usaha yang membuang limbah sembarangan.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Badan BLHD kota Tangsel, Dewanto usai menggelar Sosialisasi Pengelolaan limbah disalah satu rumah makan di kawasan Serpong. Menurut dia, saat ini pembangunan fisik di Tangsel cukup tinggi, baik berupa Hotel, Apartemen, Rumah Sakit, Klinik, Salon kecantikan dan sebagainya. Hal itu bisa berdampak langsung atas tingkat pencemaran lingkungan jika pengelolaan limbahnya tidak menuruti regulasi yang ada.

“Mulai tahun 2016 nanti kita akan menindak tegas para pembuang limbah berbahaya itu, termasuk dengan ancaman pidana,” kata Dewanto kepada wartawan.

Ditambahkan juga oleh dia, ancaman pidana tersebut mengacu pada UU No 32 Tahun 2009 Pasal 22 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dimana dalam pasal tersebut dijelaskan ancaman pidana kurungan hingga denda milyaran rupiah.

“Sanksi pidana kurungan terendah 3 tahun hingga 10 tahun, dengan denda mulai dari Rp3 milyar hingga Rp10 milyar dan sanksi tertinggi yakni kurungan penjara mulai dari 5 tahun hingga 15 tahun, dengan denda Rp.5 milyar hingga Rp.15 milyar,” sambungnya.

Pemerintah Kota Tangsel sendiri kini sedang rutin melakukan pengawasan terhadap praktik usaha-usaha rumahan atau menengah seperti Klinik-klinik kecil, Salon kecantikan dan sejenisnya dimana Limbah yang dihasilkan terkadang tak dikelola dengan baik dan luput dari pengawasan Pemerintah.

source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.