Akun Facebook Pria Ini Selalu Diblokir

0
474

Ejaan yang berbeda pada setiap bahasa terkadang dapat diartikan sebagai sesuatu yang tidak senonoh, atau sesuatu yang tidak pantas. Hal ini lah yang dialami oleh pria keturunan Vietnam – Australia yang kesulitan mendapatkan akun Facebook karena akunnya berulang kali diblokir oleh Facebook karena dianggap menggunakan nama yang tidak sopan.

Seperti yang dilansir dari BGR, Selasa (24/11/2015), kejadian yang dialami oleh pria yang bernama Phuc Dat Bich ini memang sedikit konyol, karena Facebook berulang kali memblokir akun pria ini karena nama akun Facebook pria ini dianggap tidak senonoh oleh Facebook. Padahal nama yang digunakan oleh pria ini merupakan nama aslinya.

“Saya telah dituduh menggunakan nama palsu dan dianggap menyesatkan” kata pria 23 tahun itu.

Memang bila dieja kedalam bahasa Inggris, nama pria yang bekerja di Australia Bank itu hampir mengandung unsur SARA atau kata yang tidak senonoh. Inilah mungkin yang menjadi alasan Facebook memblokir dan memperingatkan pria tersebut agar mengganti nama akunnya.

Sebenarnya, bila mengikuti ejaan dalam bahasa Vietnam, nama asli pria ini dibaca “Phoo Da Bic”, dan sepertinya Facebook tidak bisa membedakan cara pengejaaan nama itu dan mengejanya kedalam bahasa Inggris.

Tak terima dianggap menggunakan nama palsu yang mengakibatkan akunnya diblokir berulang kali, lantas pria itu mengunggah foto paspornya untuk meyakinkan jejaring sosial buatan Mark Zuckerberg itu. Dengan menunjukan nama aslinya tersebut, ia berharap Facebook berhenti memperingatkan dirinya tentang penggunaan nama aslinya tersebut.

Setelah diunggah ke dunia maya, lantas foto paspor pria tersebut tersebar dan menjangkau banyak orang di dunia maya. Melihat foto paspor tersebut, banyak orang yang menanggapinya dengan beragam komentar.

Dengan adanya kejadiaan seperti ini, Facebook seharusnya tidak memukul sama rata kebijakan dalam menggunakan nama akun Facebook pada setiap negara. Karena setiap negara memiliki bahasa asli mereka yang bila dieja dalam bahasa lain mungkin akan menjadi sesuatu yang tidak pantas, padahal arti yang sebenarnya tidak seperti itu. Semoga tak ada lagi orang yang mengalami kejadian seperti kasus Phuc Dat Bich ini.

source : beritateknologi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here