Konsumsi Rokok di Negara Ini Capai 41 Batang Per Hari

0
371

Ilmuwan melihat tingginya risiko diabetes bila seseorang kerap terpapar rokok.

Nouakchott Siapapun pasti mengetahui bahaya rokok. Tapi sepertinya gulungan tembakau ini masih menjadi daya tarik bagi anak muda di seluruh dunia, terutama di Mauritania, Afrika.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, tembakau merupakan komoditas utama dan kerap digunakan sebagai mata uang di Mauritania. Ironisnya, kebiasaan rokok di kalangan anak muda semakin menjadi tren.

“Di Mauritania, rata-rata perokok menghabiskan 41 batang per hari. Sementara di negara maju, jumlah perokok semakin berkurang 14-23 persen di Eropa dan Amerika,” tulis penelitian yang dikutip dari Ozy, Senin (16/11/2015).

Ketua program Pengendalian Tembakau Organisasi Kesehatan Dunia di Afrika, Ahmed E. Ogwell Ouma mengatakan, kondisi di Mauritania kian memprihatinkan. Menurutnya, tingkat kanker paru-paru di negara muslim tersebut meningkat cepat dan wanita bukan hanya merokok tapi juga mengunyah tembakau sehingga kejadian kanker mulut semakin tinggi.

Kondisi ini membuat Kepala negara setempat berinisiatif menakikan pajak rokok sekitar7,5 persen dari harga saat ini. Uang yang terkumpul melalui pajak ini secara eksklusif digunakan untuk membiayai pelayanan publik akibat rokok dan membuat bangsal kanker.

Mauritania juga mempertimbangkan kembali isi Rancangan Undang Undang (RUU) pengendalian tembakau untuk mengurangi jumlah perokok, termasuk pengaturan larangan menjual anak di bawah umur untuk, dan larangan merokok di tempat umum serta iklan.  Disamping itu, beberapa ahli merekomendasikan untuk memperbaiki edukasi terkait rokok di sekolah-sekolah.

 

sumber : liputan6

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.