KPK Periksa Dirut PT Artha Trisna Terkait Korupsi Udayana

0
289
AKSI SERIKAT PEKERJA JICT

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan Direktur Utama PT Arta Trisna Medco, Daniel Sutrisno. Bos perusahan alat medis ini akan diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Khusus Pendidikan Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana.

“Iya, dia akan jadi saksi untuk tersangka DPW (Dudung Purwadi, Presiden Direktur PT Nusa Kontruksi Enjiniring),” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2015).

Lembaga antirasuah ini memang terus mendalami kasus yang berkaitan dengan perusahaan milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazarudin. Sebelumnya, penyidik KPK sudah memeriksa Dudung, yang saat proyek ini berjalan, menjabat sebagai Dirut PT Duta Graha Indah.

Seperti diketahui, KPK telah menjerat Presiden Direktur PT Nusa Kontruksi Engineering (sebelumnya PT DGI), Dudung Purwanto dan Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Udayana, Made Mergawa sebagai tersangka dalam kasus ini, 5 Oktober 2015.

Pembangunan RS Udayana, merupakan proyek yang didanai dengan skema anggaranmulti years dari tahun 2009-2011. Nilai proyek ini mencapai Rp120 miliar. Diduga, dari total nilai proyek itu, sebesar Rp30 miliar telah diselewengkan.

Modus yang dilakukan PT DGI, yang kini telah berganti nama menjadi PT Nusa Kontruksi Engineering adalah dengan melakukan mark up anggaran. PT DGI diduga, melakukan kongkalikong, agar bisa menang tender untuk melaksanakan pengerjaan proyek.

Pada kasus ini, Made dijerat dengan Pasal 2 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, Dudung disangkakan dengan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here