Usai Tembak Dua TNI, Kasat Reskrim Lubuklinggau Didor PM

0
279

LUBUKLINGGAU – Umbar tembakan anggota Reskrim Lubuklinggau menyebabkan dua anggota TNI ambruk ditembak. Kesal anggota TNI didor, Corps Polisi Militer (CPM) dan Korem TNI memukuli dan menembak Kasat Reskrim Lubuk Linggau AKP Arif Mansyur dengan senjata.

Informasi yang dihimpun, kejadian pada Jumat 13 November 2015 malam berawal ketika anggota Polres Muara Enim meminta back-up Buser Reserse Lubuklinggau, Sumatera Selatan untuk melakukan penangkapan penjahat di lokasi.

Setelah tiba di lokasi, anggota Reserse Muara Enim langsung menembak ke arah yang terduga DPO. Lantas terjadi baku tembak yang mengakibatkan dua terduga tersangka tertembak dan dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah.

Ternyata mereka anggota TNI aktif diketahui bernama Edi Sutrisno (43) dan Deden (33). Keduanya anggota TNI berpangkat kapten mengalami luka tembak di rusuk kanan. Kedua anggota TNI itu kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siti Aisyah yang diantar Kasat Reskrim Lubuklinggau AKP Arif Mansyur.

Di rumah sakit itu, AKP Arif Mansyur dan anggota reserse Lubuklinggau dikepung sejumlah orang yang menggunakan senjata. Belakangan diketahui mereka adalah TNI dari Korem Gapo dan Kodam II Sriwijaya yang melakukan pemantauan terkait Pilkada sekitar pukul 24.00 WIB.

Mendengar anak dua anggota TNI ditembak polisi. Komandan Corps Polisi Militer (CPM) bersama Sersan Kepala Syahril datang ke lokasi. Terlihat dari anggota TNI yang berpakaian bebas menembak ke arah bawah sambil memarahi Kasat Reskrim. Sedangkan yang lainnya ada yang memukul kepala belakang AKP Arif Mansyur menggunakan pistol.

Melihat kejadian tersebut, Komandan CPM Kapten Bahruddin dimintai tolong oleh AKP Arif.

“Tolong selamatkan saya Bang,” pinta Arif kepada Komandan CPM.

Kemudian Arif Mansyur dibawa ke UGD Rumah Siti Aisyah karena kaki kanannya diduga terkena serpihan peluru. Pada saat anggota PM sedang melakukan pendataan di mobil dinas dan di dekatnya banyak anggota TNI berkumpul.

Datanglah Kabag Ops Polres Lubuklinggau mendekati mereka, beberapa saat kemudian datanglah Kanit Intel Polres Lubuklinggau, Ipda Asri mendekati rombongan tersebut dan langsung mengeluarkan senpi.

Melihat hal tersebut, rombongan TNI langsung beraksi dan berupaya hendak merampas pistol tersebut, ada juga yang memukul kepalanya menggunakan pistol. Bahkan tendangan ke arah kepala.

source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here