Serius Berantas Mafia, Pertamina Diminta Listing di Bursa

0
283

JAKARTA – Pengamat energi Marwan Batubara menegaskan, jika pemerintah serius memberantas mafia minyak dan gas bumi (migas) di Tanah Air, PT Pertamina (Persero) harus menjadi non listed public company.

Pasalnya, gagasan ini sudah diusung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dan Sofyan Djalil pada 2004. Namun, tidak dilanjutkan hingga saat ini.

Marwan menjelaskan, dengan jadinya Pertamina sebagai non listed public company, masyarakat akan mengetahui tentang kinerja Pertamina secara keseluruhan karena layaknya perusahaan publik yang listed di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Ini sudah dimulai dulu, tinggal dilanjutkan. Tapi sahamnya tidak dijual Pertaminajuga tidak mau sahamnya dijual 1 persen pun. Pertahankan 100 persen untuk negara. Tapi harus listed di bursa. Lapor kinerja ke publik dan publik dapat ngawasi,” tegas Marwan dalam diskusi bertajuk Membongkar Intervensi dalam Tender Petral di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (15/11/2015).

“Kalau serius berantas mafia, buktikan dengan tangkap pelaku, buat Pertamina jadi non listed public company,” sambung Marwan.

Untuk itu, harus ada keseriusan dari pemerintah, mulai dari pimpinan tertinggi Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga jajaran menteri terkait dalam memberantas mafia migas. Jangan ada setengah hati dalam memberantas mafia migas.

“Kalau setengah-setengah, ganti mafia saja. Kita kan enggak mau bilang ‘Pak Jokowi ganti mafia’, pak Jokowi maunya bersih-bersih,” tukasnya.

source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here