Jokowi Ajak Dunia Perangi Terorisme

0
206

Jokowi Ajak Dunia Perangi Terorisme

Presiden Joko Widodo dijadwalkan berbicara dalam pertemuan negara-negara maju yang tergabung dalam G20 (Konferensi Tingkat Tinggi G20) di Antalya, Turki, Minggu waktu Turki, 15 November 2015.
Presiden, menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, akan berbicara banyak topik, di antaranya, kerja sama negara-negara di dunia untuk memerangi terorisme. Hal itu menyusul peristiwa serangan yang menewaskan 129 orang di Paris, Perancis, Sabtu, 14 November 2015.
Kepala Negara memandang sangat penting kerja sama negara-negara di dunia untuk memerangi terorisme. “Semua, saya kira, tidak ada satu pun negara di dunia ini yang aman dari ancaman terorisme,” kata Menlu, seperti dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet,Setkab.go.id.
Menurut Retno, tidak ada cara lain untuk memerangi terorisme selain dengan kerja sama internasional. “Jadi, itulah yang akan disampaikan, utamanya oleh Presiden, pada saat acara working dinner dengan topik counter terorrism (memerangi terorisme),” ujarnya menambahkan.
Mengenai warga negara Indonesia di Paris, Menlu mengaku telah berkoordinasi dan semua lembaga perlindungan Indonesia. Pemerintah Indonesia juga telah menambah dua layanan saluran telepon (hotline) bagi warga Indonesia yang ingin mencari informasi seputar peristiwa serangan di Paris, yakni di Kedutaan Besar di Paris, Konsulat Jenderal di Marseille, dan di kantor Kementerian Luar Negeri di Jakarta.
“Jadi, untuk penanganan kasus di Paris, lima hotline (saluran telepon) berfungsi dengan baik,” ujarnya.
Menlu menjelaskan, pemerintah terus berkoordinasi dengan KBRI Paris dan membentuk grup komunikasi Jakarta-Paris-Marseille untuk mendapatkan informasi mengenai kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban aksi terror di Paris.
“Sejauh ini Kemlu (Kementerian Luar Negeri) belum menerima laporan apa pun terkait adanya korban dari WNI.”
sumber : viva

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here