Donatur Tahanan Rutan Batam yang Kabur Diburu

0
336

SAGULUNG – Enam tahanan narkoba Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Batam di Jalan Trans Barelang Tembesi yang berhasil kabur masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO) hingga kini. Keenam DPO tersebut diduga masih berada di Batam, dan sedang berencana keluar dari kota tersebut.

“Prediksinya mereka masih di Batam. Kita masih mengejarnya,” kata Kepala Rutan Batam, Irhamuddin saat dikonfirmasi, Minggu (15/11/2015).

Keenam tahanan narkoba yang masih DPO itu, yakni Hafizan alias Kecut bin Mokhtar, Awi alias Mansur bin Zulkifli, Hendri Sufirman bin Fakrurrazi, Sapriadi alias Iwan bin Dahlan. Sementara dua lainnya sudah tewas, Roili Sahreza bin Usman dan Ahyar bin Mali.

Tahan rutan yang berhasil kabur sebelumnya ada tujuh orang, tapi salah seorang, Martunis bin Mahmud Abi berhasil ditangkap Brimob Polda Kepri di sekitar Perumahan Villa Mukakuning, Kelurahan Tembesi. Kini sudah tewas juga.

Irhamuddin yang biasa disapa Irham mengatakan, sekarang pihaknya masih melakukan pengejaran dibantu Polda Kepri, baik dari Polresta Barelang dan Brimob Polda Kepri. Pengejaran dilakukan dengan menyisir pelabuhan-pelabuhan tikus yang ada di Batam supaya mereka tidak bisa keluar Batam.

Selain berkoordinasi dengan Polda Kepri, pihak rutan juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan serta Imigrasi untuk menangkap para pelaku. “Kita masih sisir pelabuhan-pelabuhan tikus yang diduga jadi tempat mereka bisa lepas dari Batam,” ujarnya.

Dia menuturkan, tahanan yang sudah ditangkap sedang diperiksa dan dimasukkan ke ruang isolasi. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelarian sudah direncanakan sejak tiga minggu lalu dengan otak pelaku berinisial L tahanan narkoba dan Awi. Namun, mereka baru berhasil melancar aksinya pada Jumat 13 Novemer 2015 siang setelah Salat Jumat.

“Hasil pemeriksaan kita otaknya berinisial L sudah ditangkap dan Awi,” katanya.

Dia menambahkan, dalam pelarian mereka juga didanai orang luar untuk bisa kabur dari Batam. Sehingga, pihaknya sedang berusaha menangkap para tahanan ini termasuk orang yang mendanai mereka.

“Mereka ada yang mendanai orang luar yang disebut Hafizan. Kita masih mendalaminya siapa orangnya,” ucapnya.

Irham mengimbau kepada masyarakat agar turut membantu pihak berwajib menangkap para pelaku. Bagi masyarakat yang melihat atau mengenali para tahanan supaya menginformasikan kepada pihak berwajib terdekat atau langsung ke Rutan Batam.

Menurutnya, informasi sekecil apa pun sangat membantu untuk menangkap para tahanan ini. “Bagi masyarakat yang melihat supaya segera memberitahu kami, baik kepada polisi maupun kepada saya langsung,” pungkasnya.

source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.