Kementerian PUPR Akan Sertifikasi 400 Ribu Tukang Bangunan

0
218

JAKARTA – Memasuki masa-masa persaingan global pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), pemerintah terus menggenjot kompetensi tenaga kerja supaya memiliki kualitas yang bisa bersaing secara global. Untuk itu, pemerintah akan memberikan sertifikasi pada para pekerja di Indonesia.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakui Direktorat Jenderal Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi telah memberikan sertifikat pada 400 ribu tukang sesuai dengan uji kompetensi tukang bangunan umum menggunakan Mobile Training Unit (MTU).

“Sekitar 400 ribu tukang menerima sertifikasi, sesuai dengan pembekalan dan fasilitas uji kompetisi tukang bangunan umum. Sertifikasi pekerja konstruksi demi meningkatkan tenaga kerja yang berdaya saing global untuk menghadapi MEA,” kata Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Kementerian PUPR Masrianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (14/11/2015).

Berdasarkan data Kementerian PUPR, 7,3 juta pekerja konstruksi Indonesia, diketahui hanya 10 persen pekerja yang sudah memiliki sertifikat kompetensi. Karena itu, Masrianto menyatakan targetnya hingga 2019, satu juta tenaga kerja Indonesia sudah besertifikat dengan rincian 150 ribu tenaga ahli dan 850 ribu tenaga terampil.

Sementara itu, Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan Kementerian PUPR, Rahman Arif, menambahkan melalui uji kompetensi ini, diharapkan kualitas para tenaga kerja dapat terjamin dan diakui. Sehingga, daya saing dengan tenaga kerja juga meningkat.

“Dengan ini akan banyak tenaga kerja Indonesia yang sudah terampil namun belum memiliki sertifikasi bisa memiliki sertifikat. Mendasari upaya Kementerian PUPR program ini dilakukan agar tenaga kerja konstruksi siap bersaing di pasar bebas,” paparnya.

source : okezone

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here