Patung Kuno Buddhis yang Terbuat Dari Meteor

0
344

Germany — Artikel terbaru tentang sebuah karya seni Tibet mungkin akan terdengar seperti yang disaksikan dalam film. Artikel itu menerangkan sebuah penemuan arkaelogi yang penting, yang dulu pernah berada di tangan Nazi, dan itu memegang rahasia yang belum terungkap. Ternyata, patung Tibet itu diukir dari sebuah meteorit yang jatuh ke Bumi sekitar 15.000 tahun yang lalu.

Menurut edisi terbaru dari jurnal online Meteoritics and Planetary Science, “Iron Man”- sebutan patung itu – adalah sebuah patung seberat 10 kilogram (22-pound) yang ditemukan pertama kali di Tibet, dimana dikenal sebagai Vaisravana, Raja/Dewa Langit dari Utara dalam literatur Buddhis (dikenal dengan salah satu dari Catumaharajika). Dalam keadaan duduk, patung tersebut mengenakan swastika besar di perutnya,yang dianggap sebagai sebuah simbol “semoga beruntung” dalam Buddhis yang kemudian diadopsi oleh Nazi sebagai simbolnya di Jerman.

 

>> Patung yang ditemukan di Tibet ini dibentuk dari batuan meteorit yang jatuh ke bumi, biasa disebut bintang jatuh.

Patung ini awalnya ditetapkan sebagai koleksi pribadi di Munich sampai 2007, dan ketika patung itu sudah diperbolehkan untuk dipelajari, para ahli telah membuktikan bahwa patung itu dibentuk dari sebuah barang yang sangat langka yaitu dari besi kaya akan nikel yang berasal dari bintang jatuh.

 

Bukti juga menunjukkan informasi kandungan dan struktur mineral pada patung itu,yang memberikan pembuktian bahwa kandungan itu adalah semacam meteorit bernama ataxite. “Patung itu kaya akan nikel, kaya akan kobalt. Kurang dari 0.1% dari semua meteorit yang ada dan kurang dari 1% dari besi meteorit adalah ataxite. Ini adalah tipe paling jarang dari meteorit yang dapat ditemukan,” Elmar Buchner dari Planetology Institute di Stuttgart University mengatakan pada BBC.

 

Buchner, yang telah menganalisa patung Buddhis selama lima tahun terakhir, percaya bahwa patung itu dibentuk dari meteorit Chinga yang jatuh di suatu tempat di antara Mongolia dan Siberia ribuan tahun yang lalu.

 

Ia juga berpikir bahwa patung itu memiliki semacam aura yang khusus: “Patung itu sangat menarik, patung itu hampir semuanya telah disepuh sebelumnya – ada misteri besar yang ditunjukkan oleh patung itu,” dia mengatakan pada jurnal online.

 

Meteorit dikenal sebagai pesan Tuhan dalam beberapa kultur sejak masa kuno, dan pisau serta perhiasan jaman dulu sering dibuat dari pecahan batu luar angkasa. Tetapi menelusuri asal mereka yang tepat sangat sulit untuk dibuktikan bagi para ilmuwan,sampai sekarang.

 

Sumber: buddhistchannel.tv

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY