Ini Akibatnya Jika Alergi Susu Sapi Tak Ditangani dengan Baik

0
300

6b6981f5-57d9-4a10-987a-0a7f27056ce7_169

Jakarta, Data dari Divisi Alergi-Imunologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan ada empat persen anak di Indonesia yang punya alergi susu sapi. Jumlah tersebut bila tak ditangani dengan baik bisa berkembang menjadi bentuk alergi lain ketika anak dewasa.

Dikatakan oleh Dr dr Zakiudin Munasir, SpA(K), dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) bahwa alergi susu sapi pada anak umumnya akan hilang sendiri di usia tiga tahun. Namun bila alergi tak dijaga dan kerap kambuh ia bisa berkembang menjadi bentuk alergi lain ketika anak beranjak dewasa.

Alergi susu sapi bisa berubah menjadi alergi lain seperti alergi makanan laut, rebung, atau bisa juga jadi asma.

Bagaimana alergi susu sapi pada anak bisa berkembang menjadi alergi lain ketika dewasa dijelaskan oleh dr Zakiudin kuncinya ada pada sistem imun sel darah putih yang jadi penyebab alergi. Pada anak alergi susu sapi yang sering kambuh maka tingkat sel darah putih di tubuhnya akan terus tinggi sampai dewasa karena mendapat rangsangan.

“Begitu dia sembuh dengan alergi susu sapi karena saluran cernanya sudah matang, dia akan rentan terhadap yang lain seperti debu. Debu kan enggak berhubungan dengan saluran cerna jadi lah asma,” kata dr Zakiudin pada acara seminar awam di RSAB Harapan Kita, Slipi, Jakarta Barat, dan ditulis pada Minggu (11/10/2015).

Untuk mencegahnya maka orang tua perlu berhati-hati menjaga agar alergi anak tak terpicu. Bila anak alergi susu sapi maka pemberian susu sapi yang terhidralisis atau susu soya yang lebih dapat ditoleransi tubuh bisa diberikan tanpa mengorbankan asupan nutrisi untuk anak.

“Alergi susu sapi itu pintu atau jendela menuju yang lain-lain kalau kita tak cegah atau ditatalaksana dengan baik,” pungkas dr Zaki.

 

sumber : detik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here