Beli Emas Senilai Rp 4 Miliar, Pria Ini Ditangkap Polisi

0
527

emas1

Jambi – Seorang pria bernama Endri Novriadi (32), ditangkap polisi usai membeli emas 8 kilogram di Kabupaten Sarolangun, Jambi. Pasalnya, emas senilai Rp 4 miliar itu diduga berasal dari penambangan ilegal.

Polisi menduga pria itu merupakan penadah emas hasil penambangan liar yang marak di Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Informasi yang diperoleh Liputan6.com, Endri ditangkap polisi sekitar pukul 22.00 WIB, Selasa 6 Oktober 2015. Penangkapan dilakukan usai Endri bertransaksi dengan para pelaku penambangan emas ilegal di sebuah toko di Desa Pulau Pandan, Kecamatan Limun, Sarolangun.

“Dari informasi yang kami peroleh, pelaku sudah lama menjadi penadah emas di Kecamatan Limun,” ujar Kapolres Sarolangun AKB Budiman Bostang Panjaitan, Kamis 8 Oktober 2015.

“Total emas yang diamankan dari tersangka seberat lebih kurang 8.568,9 gram. Kalau diuangkan sekitar Rp 4 miliar. Emas tersebut rencananya diedarkan ke toko-toko emas,” imbuh Budiman.

Selain mengamankan pelaku dan barang bukti emas, polisi mengamankan barang bukti lain berupa buku rekening BCA atas nama Endri Novriadi, paspor nomor X033081 atas nama Endri Novriadi, BPKB Mobil Honda Brio Satya DDI Nopol BH 1706 SK, BPKB Motor Yamaha BH 4116 QM, dan satu buah tas berwarna hitam tempat menyimpan emas.

Budiman menambahkan, pelaku akan dijerat Pasal 161 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba, terkait memanfaatkan, mengangkut, dan menjual hasil penambangan emas ilegal. Ancaman hukumannya 10 tahun penjara dan denda Rp 10 miliar.

“Pelaku kemudian kita limpahkan ke Polda Jambi untuk pengusutan kasus lebih lanjut,” kata Budiman.

Kabupaten Sarolangun dikenal sebagai salah satu daerah lumbung emas di Provinsi Jambi. Daerah ini banyak dialiri anak Sungai Batanghari yang banyak mengandung emas. Kondisi ini memicu maraknya penambangan emas ilegal di daerah itu. Meski berkali-kali ditertibkan, penambangan emas di Sarolangun sampai saat ini tak kunjung hilang.

sumber : liputan6

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here