Beberapa Anggota DPR Pengusul Tak Tahu Isi Draf RUU KPK, Kok Bisa?

0
187

de38d7cf-88ad-463f-a13f-b3f081c4d72c_169

 

Jakarta – 45 anggota DPR dari 6 fraksi menyetujui pengajuan draf usulan revisi UU KPK. Anehnya, beberapa anggota dewan yang ikut mengusulkan draf RUU KPK malah tak tahu isi draf itu.

Para anggota dewan itu baru tahu isi draf saat mulai kencang dibahas di media. Padahal, nama mereka jelas tercantum sebagai pengusul draf RUU KPK.

Salah satu anggota dewan pengusul draf RUU KPK yang mengaku tak tahu isi draf adalah anggota F-NasDem, Taufiqulhadi. Dia mengaku hanya ikut menandatangani lembar usuk inisiatif revisi UU KPK tanpa pernah membaca isi draf.

“Tidak pernah bahas draf. Itu (kertas usulan) beredar saja saat paripurna kemarin (Senin),” kata Taufiq di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2015).

Sementara itu, anggota F-PPP Arwani Thomafi yang namanya tercantum sebagai pengusul revisi UU KPK juga mengaku tidak tahu menahu soal draf yang beredar. Dia menandatangani usulan itu karena revisi UU KPK memang sudah disepakati ada di Prolegnas 2015-2019.

“Soal draft yang beredar itu, saya belum pernah baca sebelumnya. Yang jelas, dalam pembahasan sebuah RUU, DPR dan Pemerintah harus melibatkan partisipasi masyarakat. Tidak boleh jalan sendiri,” kata Arwani melalui pesan singkat.

Soal batas usia KPK hanya 12 tahun dan sejumlah kewenangannya yang diutak-atik, Arwani menegaskan bahwa dia tidak setuju. “Tidak setuju, sebaiknya dihindari pembatasan seperti itu,” ujar anggota Komisi II ini.

Jika para pengusulnya saja tidak tahu isi draf RUU KPK, lalu siapa sebenarnya penyusun draf RUU yang akan ‘membunuh’ KPK itu?

 

sumber : detik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here