Ini Dia Negara Paling Jos untuk Urusan Merawat Lansia

0
201

Jakarta, Baru-baru ini Economist Intelligence Unit menelurkan laporan Quality of Death Index terbaru mereka. Ini adalah daftar negara yang memberikan layanan kesehatan untuk penduduk lansia mereka. Laporan ini didasarkan pada pengamatan terhadap 80 negara di dunia selama lima tahun.

Tentu saja negara-negara kaya cenderung berada di peringkat teratas. Ranking pertama diduduki oleh Negeri Ratu Elizabeth, yaitu Inggris. Disusul oleh negara persemakmurannya, Australia dan Selandia Baru.

Ranking ini sendiri ditentukan setelah peneliti mengamati sejumlah aspek, seperti kualitas rumah sakit yang dimiliki, jumlah staf medis berikut skill mereka, ketersediaan layanan, hingga kualitas layanan yang diberikan untuk lansia di 80 negara tersebut.

“Inggris telah lama diakui sebagai yang terdepan dalam perawatan paliatif. Tapi dari skornya yang hanya 93,9 dari 100, berarti masih ada yang bisa dilakukan untuk meningkatkan standarnya,” tandas salah satu peneliti, Annie Pannelay seperti dikutip dari BBC, Rabu (7/10/2015).

Sayangnya dari 80 negara yang diamati, hanya 34 negara saja yang dianggap benar-benar memenuhi standar pemberian layanan untuk lansia. Padahal kualitas layanan kesehatan untuk lansia dewasa ini menjadi begitu penting mengingat jumlah populasi lansia di penjuru dunia meningkat tajam.

Kendati begitu, tim dari EIU juga mengapresiasi kemajuan yang dialami negara-negara miskin seperti Mongolia yang tahun ini berada di peringkat ke-28 berkat penambahan fasilitas rumah sakit yang mereka lakukan.

Begitu juga dengan Uganda yang kali ini menduduki ranking 35. Lewat kerjasama antara pemerintah dengan penyedia layanan kesehatan swasta, mereka berhasil meningkatkan akses kesehatan pada masyarakat, khususnya lansia. Hal yang sama juga ditemukan di Panama dan Chili.

“Di sejumlah negara, masih ada yang menganggap perbincangan tentang kematian adalah hal tabu. Sedangkan pada masyarakat Barat, lansia yang sakit keras masih diupayakan untuk menjalani perawatan paliatif, demi meningkatkan peluang hidup mereka,” lanjut peneliti.

Tak heran, ranking teratas selalu diduduki negara-negara Eropa dan negara maju lainnya. Seperti halnya Inggris yang berada dalam 10 peringkat teratas dalam indeks yang sama di tahun 2010. Begitu pun dengan Irlandia, Prancis, Jerman dan AS.

Untuk negara-negara Asia, persebarannya sangat beragam. Taiwan menjadi satu-satunya negara Asia yang berhasil masuk ke dalam daftar bergengsi tersebut, dengan menduduki peringkat ke-6. Disusul dengan Singapura yang menduduki peringkat ke-12, naik dari peringkat 18 di tahun 2010.

Bagaimana dengan di Indonesia? Ditengok dari situs economistinsights.com, Indonesia hanya berada di peringkat 53 dengan skor sebanyak 33,6. Namun Indonesia masih tetap kalah dari Malaysia di peringkat 38 (skor 46,5) dan Thailand di peringkat 44 (skor 40,2).

Indonesia hanya bisa mengungguli Vietnam di peringkat 58 (skor 31,9), Myanmar (76) dan Filipina (78). Untuk dua negara terakhir, kebetulan masuk ke dalam 10 negara dengan layanan kesehatan paling buruk untuk lansia.

Berikut daftar lengkapnya:

10 Negara dengan Kualitas Layanan Kesehatan untuk Lansia Terbaik di Dunia
– Inggris (skor 93,9 dari 100)
– Australia (skor 91,6 dari 100)
– Selandia Baru (skor 87,6 dari 100)
– Irlandia (skor 85,8 dari 100)
– Belgia (skor 84,5 dari 100)
– Taiwan (skor 83,1 dari 100)
– Jerman (skor 82 dari 100)
– Belanda (skor 80,9 dari 100)
– AS (skor 80,8 dari 100)
– Prancis (skor 79,4 dari 100)

10 Negara dengan Kualitas Layanan Kesehatan untuk Lansia Terburuk di Dunia
– China (skor 23,3 dari 100)
– Botswana (skor 22,8 dari 100)
– Iran (skor 21,2 dari 100)
– Guatemala (skor 20,9 dari 100)
– Republik Dominika (skor 17,2 dari 100)
– Myanmar (skor 17,1 dari 100)
– Nigeria (skor 16,9 dari 100)
– Filipina (skor 15,3 dari 100)
– Bangladeh (skor 14,1 dari 100)
– Irak (skor 12,5 dari 100)

 

sumber : liputan6

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here