Hutan Bambu di Tiongkok Ini ‘Sembunyikan’ Taman-taman Unik

0
644

Nanjing – Tersembunyi di balik hutan bambu di Nanjing, Tiongkok terdapat sejumlah taman dengan desain unik dan tidak biasa. Bangunan karya sejumlah arsitek ternama itu merupakan bagian dari Sifang Art Park yang sensasional.

Sifang Art Park di Nanjing merupakan hasil kreatifitas berbeda dari sejumlah arsitek kenamaan dunia. Dilansir detikTravel dari CNN, Selasa (6/10/2015) inisiatifnya pertama kali dimulai tahun 2003 oleh pebisnis lokal kaya yang bernama Lu Jun.

Saat itu Lu Jun dan anaknya Lu Xun membuat sebuah proyek ambisius dengan mengundang sejumlah arsitektur ternama lokal dan luar negeri ke sebuah hutan bambu di Taman Hutan Nasional Laoshan, Nanjing. Sejumlah nama arsitek kenamaan seperti Steven Holl, Ai Weiwei, Wang Shu, hingga David Adjaye diketahui hadir.

Di sana, para arsitek diberi gagasan untuk membuat sebuah bangunan sesuai krerativitas mereka tanpa diberi batasan sama sekali. Hal itu dilakukan oleh Lu Jun untuk mendobrak trend bangunan berbahan murah dengan desain kaku yang begitu marak di China.

“Mereka (Lu Jun) mengundang sejumlah arsitek untuk melakukan apapun yang mereka sukai, di mana mereka diberi kebabasan untuk melakukan apapun tanpa perlu memikirkan biayanya, ujar arsitek Nanjing bernama Zhou Qi yang mendesain kantor People’s Daily di Beijing.


(Steven Holl Architects)

Hasilnya, sejumlah bangunan dengan bentuk dan desain unik karya para arsitektur tercipta di balik hutan bambu yang hijau. Contohnya seperti galeri karya Steven Holl yang ada di atas bukit, hingga ruang meeting karya Arata Isozaki yang dapat menampung hingga 400 orang.

Walau berbeda-beda bentuknya, tapi masing-masing bangunan itu begitu unik dan sangat berbeda. Terdapat setidaknya 20 bangunan yang terdiri dari ruang pameran hingga villa. Semua bangunan juga didesain sedemikian rupa sehingga menyatu dengan alam sekelilingnya.

Setelah melalui proses panjang pembangunan, akhirnya Sifang Art Park dibuka pada tahun 2013. Biaya pembangunannya diperkirakan mencapai USD 164 juta atau sekitar Rp 2,3 triliun, jumlah yang cukup fantastis.

Bahkan kabarnya, Sifang Art Museum dinominasikan sebagai salah satu destinasi budaya tahun 2015 lalu. Taman tersebut juga dilengkapi dengan kafe hingga toko. Siapa pun yang mau masuk perlu membayar 50 Yuan atau sekitar Rp 112 ribu. Setidaknya 2.000 pengunjung datang setiap bulannya.


(Katie Hunt/CNN)

Kalau mau lebih, pengunjung juga bisa memesan tur privat ke dalam museum, namun harus melakukan booking atau reservasi dulu dan membayar tambahan biaya ekstra.

Jika ingin berkunjung, Sifang Art Museum terletak di 9 Zhenqi Road, Pukou District, Nanjing, China. Tapi berhubung letaknya sedikit tersembunyi, tidak jarang orang yang tahu akan keberadaannya. Benar-benar tersembunyi.

sumber : detik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here