Serukan Internet Gratis, Bos Facebook Minta Dukungan PBB

0
222

097779900_1443342001-zuckUN

 

Jakarta – Dalam pertemuan yang dilakukan dengan PBB belum lama ini, Founder sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg, mengajukan pada panel global untuk menjadikan masalah akses internet sebagai salah satu prioritas pembahasan.

Dikutip dari laman The Next Web, Senin (28/9/2015), Zuck menyatakan gagasannya tersebut saat gelaran Sustainable Development Conference PBB yang diadakan di New York, Amerika Serikat.

Pada kesempatan itu, Zuckerberg juga menyampaikan inti gagasannya itu di Private Sector Forum PBB yang juga dihadiri oleh Ban Ki-moon, Sekretaris Jendral PBB serta Angela Merkel, Kanselir Jerman.

“Menghubungkan dunia merupakan salah satu tantangan dasar yang dihadapi oleh generasi sekarang ini. Saat ini ada lebih dari 4 juta orang tidak memiliki akses untuk bersuara secara online,” ucap Zuckerberg.

Zuckerberg sendiri sebelumnya sempat menyerukan ajakan untuk mendukung aksi global dari kampanye ONE, sebuah organisasi advokasi internasional.

ONE dalam kampanyenya menyerukan sebuah pernyataan yang disebut ‘Connectivity Declaration’. Sebuah deklarasi yang menyatakan bahwa akses internet sekarang ini merupakan hal penting untuk dapat mencapai tujuan-tujuan kemanusiaan.

Kampanye ini ditargetkan dapat diketahui oleh semua orang di dunia pada 2020. Langkah ini dilakukan sebagai salah satu bentuk dukungan PBB untuk mengentaskan kemiskinan pada 2030.

Sebagai langkah awal, Zuckerberg juga mengungkapkan bahwa saat ini Facebook telah bekerja sama dengan High Comissioner for Refugees di PBB untuk menyediakan akses internet bagi kamp-kamp pengungsi di seluruh dunia.

Zuckerberg telah lama diketahui menaruh perhatian pada usaha untuk memperluas akses internet untuk masyarakat yang belum tersentuh internet.

Seperti yang dilakukan baru-baru ini, Facebook resmi mengganti nama internet.org menjadi Free Basics. Sebuah proyek yang dilakukan Facebook dengan perusahaan teknologi lain untuk memberikan akses internet gratis di negara-negara berkembang. Ditambah Aquila, drone yang dikembangkan Facebook untuk memperluas jaringan internet.

 

sumber : liputan6

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here