Kevin Mitnick, Sang Hacker Legendaris

0
188
Kevin Mitnick, Sang Hacker Legendaris – Kevin Mitnick adalah salah satu hacker legendaris asal Amerika, pria kelahiran 6 agustus 1963 itu merupakan hacker penuh dengan kontroversi sepanjang sejarah. Bagaimana tidak, di awal kisahnya dia adalah seorang hacker kriminal yang banyak melakukan pelanggaran besar dan sempat menjadi hacker yang paling dicari oleh FBI, tetapi di sisi lain juga banyak pihak yang begitu mengagumi kemampuannya itu.
Kevin Mitnick, Sang Hacker Legendaris
www.mitnicksecurity.com
Masih di usia 15 tahun, Kevin Mitnick sudah mampu menggunakan rekayasa sosial untuk merusak sistem punch card yang digunakan dalam sistem pembayaran bus di Los Angeles, dengan kemampuannya itu  dia bisa bebas pergi kemana saja naik bus  gratis tanpa harus membayar sepeser pun.
Di usia 17 tahun, untuk pertama kalinya Kevin Mitnick mendekam dalam penjara karena terbukti telah meretas jaringan komputer COSMOS (Computer System Mainstrem Operation) milik Pacific Bell di Los Angeles yang merupakan pusat database telepon di Amerika.
Setelah 3 tahun tertangkap, Kevin kembali beraksi pada tahun 1983, korbannya adalah sistem keamanan PENTAGON. Kevin Mitnick menembus jaringan tersebut melalui program ARPAnet yang direntasnya melalui terminal kampus USC (University of Southern California).
Setelah kejadian itu Kevin berhenti sesaat dan tidak merentas apa pun, dia mencoba hidup normal layaknya manusia yang baik-baik tapi ternyata itu tidak berlangsung lama. Dirinya kembali tertuduh  telah menyusup ke jaringan perusahaan sofware yang bergerak di sistem unix bernama Santa Cruz Organization, karena kasus inilah akhirnya pada tahun 1987 dia kembali lagi masuk penjara selama 3 tahun.
Ternyata hukuman penjara tidak membuat Kevin jera, setelah bebas dia kembali lagi membuat ulah bersama seorang temannya bernama Lenny Cicicco dengan merentas Sistem Operasi VMS milik Digital Equipment Corporation. Tindakannya tersebut akhirnya membuatnya kembali terseret ke dalam penjara selama 1 tahun. Di penjara, Kevin Mitnic mendapatkan pengalaman yang buruk, namanya sudah sangat terkenal sebagai kriminal komputer, untuk menjaga-jaga akhirnya Mitnick tidak diperbolehkan menggunakan alat komunikasi sama sekali bahkan dia dipaksa masuk ruang isolasi beberapa bulan. Karena tertekan dalam penjara, sempat terdengar kabar bahwa Miknick mengalami sedikit gangguan jiwa sat menjalani hukuman di Lompoc.

 

Pada tahun 1989 Mitnick bebas, dia pun berusaha mencari pekerjaan normal tetapi reputasinya sebagai mantan narapidana membuatnya begitu sulit mendapatkan kepercayaan pihak perusahaan. Akhirnya dengan usaha kerasnya sebuah perusahaan mau menerima. Mitnick pun bekerja di Tel Tec Detective, sebuah perusahaan mailing list di Las Vegas, Nevada. Kecurigaan kepada Micnick kembali terjadi saat FBI mencoba untuk memeriksa perusahaan tempat dia bekerja, FBI menemukan keganjilan pada sistem jaringan komputernya. Trauma dengan hukuman penjara akhirnya Mitnick memutuskan untuk melarikan dari sehingga membuat dirinya dinyatakan sebagai The Most Wanted Hacker oleh Biro Federal kelas dunia itu. Pengejaran yang dilakukan oleh FBI tersebut membuat dirinya tidak bisa bertahan di satu tempat, dia terus hidup berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain. Namun saat masa dia menjadi buronan Mitnick masih terus merentas jaringan sistem beberapa perusahaan besar yaitu Nokia, Motorola, Sun Microsystem dan Fujitsu.
Usaha Mitnick untuk melarikan diri dari FBI berakhir. FBI akhirnya berhasil menangkapnya atas bantuan seorang hacker asal Jepang bernama Tsutomu Shimomura yang juga pernah menjadi korban Mitnick. Pada  bulan Januari tahun 1995 Mitnick pun kembali diseret ke dalam penjara selama 4 tahun dengan alasan penyerangan terhadap pemerintahan.
Pada tahun 2000 Mitnick dibebaskan dengan syarat tidak boleh memegang komputer dan alat komunikasi lainnya selama dua tahun. Pada tahun 2002 dia telah diberi ijin untuk menggunakan komputer tapi masih belum diperboleh menggunakan akses internet sampai tahun 2003.
Setelah kejadian itu kini Kevin Mitnick benar-benat tobat dan berhenti untuk menjadi kriminal komputer, Mitnick bahkan mendirikan perusahaan konsultan security jaringan internet di sebuah situs bernama www.mitnicksecurity.com bagi pelanggan yang membutuhkan jasanya untuk mengamankan sistem jaringan. Dia juga menyalurkan pengalaman mengenai ilmu dan kehidupan yang digelutinya dengan menerbitkan beberapa buku berjudul Hacking, The Art Of Intrusion dan The Art Of  Deception.yang menjadi buku best seller di dunia.
Berita tentang Kevin Mitnick juga pernah menghebohkan Indonesia karena seorang mahasiswa asal Indonesia yang nekat meminta bantuan padanya untuk merentas situs kampus dan meminta Mitnick untuk mengubah nilainya, Mitnick langsung menolak dan mempermalukan mahasiswa itu di media sosial miliknya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY