Ritual Seks Pencari Berkah di Makam Roro Mendut

0
413

335844_makam-roro-mendut_663_382

 

Kisah Roro Mendut dan Pronocitro adalah sebuah legenda yang konon berdasarkan kisah nyata, cerita cinta sejati yang pernah hidup di tanah Jawa.

Layaknya legenda bangsa Eropa tentang Romeo dan Juliet. Hingga akhir hayatanya, kisa Roro Mendut dan Pronocitro tak lekang di makan waktu.

Meskipun bukti sejarah cinta mereka berupa makam yang berada di sebuah kebun milik warga di Desa Gandu, Berbah, Sleman, Yogyakarta terkesan kumuh karena tak terawat.

Sebagai penanda makam, hanya dibuatkan sebuah rumah kecil, yang dalam bahasa Jawa disebut cungkup. Di bangunan cungkup berukuran sekitar 4 x 5 meter itulah, makam dua sejoli itu berada.

Nisan tempat dimakamkan jasad Roro Mendut dan Pronocitro ini tidak terbuat dari batu seperti nisan pada umumnya, melainkan hanya sederhana saja terbuat dari kayu setinggi kurang lebih setengah meter.

“Makam ini dipercaya warga sebagai makam Roro Mendut,” kata Ani, seorang warga Desa Gandu, tempat di mana makam ini kini berada.

Menurutnya makam Roro Mendut ini tidak terawat sejak juru kunci makam meninggal dunia. Kebetulan juru kunci itu masih kerabatnya, makanya, Ani sedikit banyak mengetahui kisah Roro Mendut.

Menurut Ani, makam Roro Mendut dan Pronocitro ini banyak dikunjungi warga yang ingin mengalab berkah.

Hampir setiap hari ada saja orang yang datang untuk ngalab berkah di makam itu, terutama di malam tertentu seperti malam Jumat Kliwon dan malam Selasa Kliwon.

“Makam ini akan ramai didatangi orang pada malam Jumat Kliwon dan malam Selasa Kliwon, kedua hari inilah yang banyak dipilih orang untuk melakukan ritual dan diyakini akan membuat terkabul semua permintaan,” ujar Ani.

 

Minta panglaris

Dari sekian banyak permintaan, kebanyakan dari para pengalap berkah yang datang ke makam ini adalah mereka yang berprofesi sebagai padagang yang ingin bisnis serta dagangannya diberikan kelancaran.

Hal ini diyakini, karena semasa hidup, Roro Mendut merupakan seorang pedagang rokok yang sukses. Jadi, tuah makam Roro Mendut ini dipercaya sangat membantu mendatangkan berkah pula bagi mereka yang berprofesi sebagai pedagang.

“Banyak yang telah sukses dengan melakukan ritual di makam ini. Yang datang tak hanya warga dari wilayah sini saja, bahkan orang-orang dari daerah yang jauh datang ke makam Roro Mendut ini, ingin supaya permohonannya terkabul,” katanya.

Ada serangkaian prosesi yang biasanya dilakukan oleh peziarah yang ingin ngalab berkah di makam Roro Mendut dan Pronocitro ini agar permohonan  bisa terkabul.

Peritual harus membawa sesajen berupa kembang setaman dan dupa atau pula kemenyan. Selain itu, peritual juga harus menyediakan pula bedak dan rokok untuk sesajen, karena perlengkapan inilah yang sering dibawa Roro Mendut ketika berjualan rokok dahulu semasa hidupnya.

Setelah itu, barulah dupa dan kemenyan tersebut dibakar. Sambil meletakan sesajen berikut bedak dan rokok tersebut di dekat pusara nisan kayu itu, tak lupa kemudian peritual memanjatkan permohonan yang diharapkannya.

Agar proses ritual menjadi sempurna, siapa pun orangnya yang melakukan kegiatan spiritual di makam tersebut disarankan untuk melakukan serangkaian ritual sebanyak tiga kali. Kadang selama tiga hari berturut-turut atau bisa pula di hari yang berbeda, yang penting jumlah ritualnya genap sebanyak tiga kali.

Setelah doa dan permohonan dipanjatkan di hadapan pusara Roro Mendut dan Pronocitro, para pengalab berkah ini harus melakukan prosesi ritual mengelilingi kompleks luar makam.

Perjalanan mengelilingi makam ini cukup dilakukan sekali putaran saja. Gerak putaran mengelilingi makam ini harus berlawanan arah dengan putaran jarum jam alias bergerak dengan arah putaran ke arah kiri.

Ritual berhubungan seks

Ada hal mistis berbau erotis yang harus dilakukan setiap peritual sebagai tahap terakhir menyempurnakan serangkaian ritual permohonan di makam ini. Setelah mengelilingi makam, para pengalab berkah diwajibkan melakukan persetubuhan alias melakukan hubungan seksual antara pria dan wanita.

“Memang, kegiatan berhubungan badan di makam tersebut telah berlangsung sejak lama, dari dahulu hingga sekarang. Yang datang memohon ke makam tersebut pasti datang secara berpasang-pasangan,” katanya.

Persetubuhan di akhir ritual ini, dimaknakan sebagai simbol penyatuan jiwa dan cinta antara dua insan manusia, seperti halnya cinta Roro Mendut dan Pronocitro yang dibawa sampai mereka berdua mati.

“Dalam melakukan hubungan badan di makam Roro Mendut tersebut, bisa dilakukan di luar kompleks, atau di dalam cungkup itu. Yang penting harus melakukan hubungan badan seperti suami istri,” katanya.

Namun diyakini, agar permohonannya menjadi makbul, persetubuhan yang dilakukan tersebut haruslah hubungan seks antar muhrim. Artinya, hubungan seksual tersebut haruslah hubungan badan antara suami atau istri yang sah, bukan dengan yang lainnya.

Peritual yang permohonannya terkabulkan, setelah melakukan serangkaian ritual di makam Roro Mendut dan Pronocitro ini sebanyak tiga kali, dalam mimpi tidurnya akan didatangi oleh sesosok perempuan cantik, dialah Roro Mendut. Dan bisa dirasakan, setelah itu akan terjadi kelancaran dan laris dalam usaha dagang yang digelutinya.

 

sumber : viva.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here