Onani Berpengaruh Pada Tinggi Badan!!!

0
886

Banyak masyarakat yang berpendapat bahwa rutinitas onani dapat menganggu pertumbuhan tinggi badan seseorang, namun apakah pendapat tersebut benar secara medis?

Jawabannya adalah tidak benar. Hormon seks pada pria yaitu testosterone dan rutinitas onani tidak memiliki keterkaitan terhadap terhambatnya atau bertambahnya tinggi badan seseorang. Jadi pengaruh onani terhadap tinggi badan seseorang adalah: TIDAK ADA.

Namun demikian ada beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi badan seseorang. Berikut faktor yang berpengaruh terhadap tinggi badan seseorang:

  • Genetik, ini merupakan faktor utama yang berperan dalam pertumbuhan tinggi badan seseorang.
  • Nutrisi. Asupan nutrisi juga memberikan peran yang sangat penting dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi badan seseorang. Dalam menu makanan Anda sehari-hari usahakan terdapat kandungan karbohidrat, protein, lemak, asupan nutrisi kalsium dan zink yang memiliki peranan dalam pertumbuhan tulang dan vitamin D yang berperan dalam pertumbuhan tulang dan otot.
  • Hormon pertumbuhan. Hormon ini berperan dalam mengendalikan pertumbuhan tulang, otot dan organ serta mempengaruhi kecepatan pertumbuhan tubuh dengan memberikan stimulasi kepada hati untuk mensekresi hormon. Hormon ini diproduksi secara normal di dalam tubuh dan meningkat produksinya saat seseorang sedang tidur, oleh karena itu yang disarankan adalah tidur yang cukup  8 jam sehari,terutama pada anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.
  • Olahraga. Olahraga yang dianjurkan adalah olah raga yang memberikan beban pada tulang panjang kaki, misalnya atletik, lari santai, lompat tali (skipping), basket, badminton, berenang berlari, jenis aerobik.

Tindakan onani terbilang sering apabila rutin dilakukan lebih dari 2 kali seminggu atau memang dilakukan lebih sering dibandingkan aktivitas seksual pada istri. Adakah dampaknya jika onani dilakukan terlalu sering? Jawabnya ada. Berikut penjelasannya:

Dampak Bahaya Onani

Berikut dampak negatif yang dapat timbul akibat rutinitas onani yang terlalu sering:

  • Kelelahan. Rasa lelah yang berlebihan bisa timbul akibat aktifitas onani tersebut dapat menguras energy, terjadi juga pengeluaran hormone dan neurotransmitter yang dapat mengubah senyawa kimia di dalam tubuh.
  • Memicu terjadi ejakulasi dini
  • Memicu terjadi gangguan ereksi
  • Trauma pada penis akibat aktifitas yang dilakukan berulang
  • Infeksi di saluran kemih
  • Gangguan psikis, dimana timbul pikiran untuk terus menerus melakukan onani
  • Berdampak pada hubungan pernikahan, karena orang yang sering melakukan onani semakin lama akan menjauhi kehidupan seksual dengan pasangannya karena menganggap kegiatan onani lebih memenuhi hasrat seksualnya dan menyenangkan.
  • Kebocoran katup air mani (spermatorrhea)
  • Melemahnya saraf parasimpatik yang dapat berperan saat terjadi ereksi

 

 

Sumber : Klikdokter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here